Untuk itu, kata Eva, Pemkot Bandarlampung meminta dua pintu aliran drainase untuk dibuka, sehingga air tidak lagi meluap ke permukiman warga.
"Kalau mau dikerjakan kapan ya terserah Pelindo, yang penting kalau hujan wilayah Panjang tidak banjir," ucapnya.
Sebelumnya, banjir bandang menerjang Kelurahan Panjang Utara, Kota Bandarlampung, Senin (21/4) dini hari. Banjir terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut.
Akibatnya, sekitar 1.000an rumah warga terendam banjir dan tiga orang meninggal dunia karena terseret arus.