"Perkembangan penerapan pembelajaran tatap muka jenjang sekolah menengah di Provinsi Lampung sesuai surat keputusan bersama empat menteri akan dilakukan sesuai dengan kondisi persebaran Covid-19 di 15 kabupaten/kota," katanya.
Tommy melanjutkan, masih banyak di kabupaten/kota di Provinsi Lampung yang menunda pelaksanaan pembelajaran tatap muka akibat adanya penambahan kasus Covid-19.
Salah satunya Kota Bandarlampung, Metro, Lampung Timur dan beberapa daerah lainnya. Mereka menunda kembali pelaksanaan pembelajaran tatap muka karena risiko Covid-19 masih tinggi.
"Selain mencegah adanya kesenjangan pendidikan perlu pula menjaga kesehatan siswa di masa pandemi," kata dia.