31 Ekor Sapi asal NTB Ditolak Masuk ke Sumatera, Tak Punya Dokumen Kesehatan

Ira Widyanti
Puluhan sapi dari NTB yang dicegah masuk wilayah Pulau Sumatera. (Foto: Dokumentasi Balai Karantina Pertanian Lampung)

LAMPUNG SELATAN, iNews.id - Balai Karantina PertanianLampung menolak masuk 31 ekor sapi yang tidak dilengkapi sertifikat kesehatan ke wilayah Pulau Sumatera. Sapi ini berasal dari Nusa Tenggara Barat (NTB).

Penanggungjawab Wilayah Kerja (Wilker) Bakauheni Jublyana mengatakan, saat sedang pemeriksaan rutin, petugas mendapati truk Fuso bermuatan sapi yang baru tiba dari Pelabuhan Merak, Rabu (19/7/2023).

"Saat dimintai keterangan lebih lanjut, sopir tidak dapat menunjukan sertifikat kesehatan dari daerah asal. Petugas langsung menahannya untuk proses lebih lanjut," ujar Jublyana, Kamis (20/7/2023).

Berdasarkan pemeriksaan petugas, puluhan sapi tersebut berasal dari Bima, Nusa Tenggara Barat yang sebelumnya tidak habis terjual di Pulau Jawa. Rencananya puluhan sapi ternak itu akan dikirim ke Jambi. Setelah proses pemeriksaan, sapi tersebut ditolak masuk wilayah Sumatera.

"Tindakan ini merupakan langkah pencegahan dan pengawasan lalu lintas hewan untuk mencegah penyebaran penyakit masuk ke wilayah Sumatera. Sapi ini merupakan hewan dengan risiko tinggi penularan Antraks, Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta Lumpy Skin Disease (LSD)," kata Jublyana.

Dia menambahkan, tindakan pelaku telah melanggar Pasal 88 junto Pasal 35 Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan. Setiap pemasukan atau pengeluaran media pembawa dalam hal ini produk pertanian harus dilengkapi dengan sertifikat kesehatan hewan dari tempat asal dan dilaporkan kepada petugas karantina di tempat pemasukan.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Buru Rusa Sambar Pakai Senapan Rakitan, 5 Warga Tanggamus Berakhir di Penjara

57 tahun lalu

Desa Cikaso Kuningan Catat Rekor Kurban 28 Sapi, Daging Berlimpah Dibagikan ke Warga

57 tahun lalu

WNA Malaysia Jatuh di Gunung Rinjani, Tim SAR Kerahkan Helikopter

57 tahun lalu

Takut Diburu Polisi, Pelaku Penembakan ASN di Metro Lampung Serahkan Diri ke Polisi

57 tahun lalu

Air Bersih dan Sampah Ancam Wisata KLU, Legislator Perindo Desak Pembenahan Tiga Gili

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal