Permintaan Maaf Ismail Bolong Sebut Kabareskrim Terima Uang dari Penambang Batu Bara Ilegal

Wahyudi Aulia Siregar
Permintaan maaf mantan anggota Polres Samarinda, Kalimantan Timur Ismail Bolong yang menyebut Kabareskrim terima uang dari penambang batu bara ilegal. (Foto: Ist)

MEDAN, iNews.id - Mantan anggota Polres Samarinda, Kalimantan Timur Ismail Bolong menyampaikan permintaan maaf kepada Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto. Permintaan maaf itu disampaikan atas testimoninya yang menyebut bahwa Agus Andrianto telah menerima uang dari penambang batu bara ilegal. 

Permintaan maaf tersebut disampaikan Ismail lewat video sekaligus menegaskan bahwa apa yang disampaikannya sebelumnya adalah tidak benar.

"Jadi saya mohon maaf kepada Pak Kabareskrim atas berita viral yang ada sekarang," kata Ismail seraya mengaku tidak mengenal Kabareskrim dan tidak pernah memberikan uang kepada petinggi Polri itu. 

Ismail mengatakan bahwa saat itu ditekan oleh Brigjen Hendra Kurniawan. Dia mengaku diancam agar memberikan testimoni terkait Kabareskrim.

"Untuk memberikan testimoni kepada Kabareskrim dengan penuh tekanan dari Pak Hendra, Brigjen Hendra, pada saat itu saya berkomunikasi melalui handphone (hp) anggota Paminal dengan mengancam akan dibawa ke Jakarta kalau nggak melakukan testimoni," kata Ismail dalam video tersebut.

Ismail pun mencabut testimoninya yang mengaku menyetor uang hasil pengepulan ilegal penambangan batu bara ke Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto. 

Video klarifikasi Ismail Bolong ini sudah beredar luas di media sosial. Ismail Bolong menceritakan saat itu dirinya dibawa ke sebuah hotel di Balikpapan, Kalimantan Timur, oleh Paminal Polri.

Editor : Candra Setia Budi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kapolda Riau Minta Maaf ke Warga Panipahan Rohil usai Kericuhan Narkoba, 16 Polisi Dicopot

57 tahun lalu

36 Pendaki Diturunkan dari Gunung Gede Pangrango dan Wajib Minta Maaf, Ada Apa?

57 tahun lalu

Kepala Kanwil Kemenag NTB Zamroni Aziz Minta Maaf usai Aksi Lempar Mikrofon Viral!

57 tahun lalu

Viral Video Anggota DPRD Gorontalo Ngaku Mau Rampok Uang Negara

57 tahun lalu

Pengakuan Mengejutkan Polisi yang Anaknya Pukuli Guru di Sinjai: Saya Sudah Melerai!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal