BALIKPAPAN, iNews.id - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Balikpapan mengeluarkan peringatan dinihujan petirdisertai angin kencang di enam kabupaten Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Selasa (23/8/2022).
Dampak dari hujan petir yang dapat disertai dengan angin kencang antara lain banjir, sungai meluap, jalan licin, pohon tumbang, dan tanah longsor, sehingga kehati-hatian harus diutamakan oleh semua pihak.
"Hujan petir yang bisa disertai angin kencang dapat berdampak pada sejumlah hal, sehingga semua pihak harus waspada," ujar Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan BMKG Balikpapan, Ilham Rosihan Fachturoni, Senin (22/8/2022).
Dia mengatakan, peringatan dini terhadap prakiraan peristiwa ini pun telah disampaikan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di provinsi dan kabupaten setempat. Tujuannya agar bisa dilakukan antisipasi, untuk meminimalisasi dampaknya terhadap masyarakat.
1. Kabupaten Berau
Daerah yang berpotensi mengalami hujan petir pertama adalah Kabupaten Berau sekitar pukul 17.00 wita terjadi di Kecamatan Pulau Derawan.