SAMARINDA, iNews.id – Permintaan Pisang Kepok Grecek Kalimantan Timur (Kaltim) bukan hanya dari dalam negeri, pisang ini sudah menembus ekspor. Pemerintah Provinsi Kaltim pun berupaya memperbanyak bibit dengan kultur jaringan.
Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (DPTPH) Provinsi Kaltim Siti Farisya Yana mengatakan, untuk memperbanyak benih maka yang dilakukan adalah dengan sistem kultur jaringan.
"Melalui sistem kultur jaringan tentu kami akan lebih cepat memenuhi permintaan bibit pisang untuk ditanam warga maupun pekebun di Kaltim," katanya, Jumat (24/6/2022)
Bibit varietas pisang lokal ini, sambungnya, akan dikembangkan melalui UPTD Balai Benih Induk Tanaman Pangan dan Hortikultura (BBI TPH).
Bibit ini diperlukan untuk memenuhi permintaan buah pisang yang tinggi. Pisang khas dari Kabupaten Kutai Timur yang memiliki rasa legit dan manis.