Peninggalan Sejarah yang Terdapat di Kalimantan Timur, Ada Kura-kura Emas Putri Kerajaan Kutai

Rizky Agustian
Lembuswana, maskot Kota Balikpapan. Deretan peninggalan sejarah yang terdapat di Kalimantan Timur, sebagian besar dari Kerajaan Kutai Martapuran dan Kesultanan Kutai Kartanegara. (Foto: @Hilman_Saputera/Twitter)

2. Ketopong atau Mahkota Sultan Kutai Kartanegara 

Ketopong yang biasa dikenakan Sultan Kutai Kartanegara diperkirakan mulai digunakan sejak abad ke-19 pertengahan, atau saat Kesultanan Kutai Kartanegara dipimpin Sultan Aji Muhammad Sulaiman (1845-1899).

Informasi penggunaan ketopong oleh Sultan Kutai Kartanegara berdasarkan buku The Head-Hunters of Borneo (1881) karangan Carl Bock. Buku itu menjelaskan Sultan Aji Muhammad Sulaiman memiliki enam hingga delapan pandai emas yang dikhususkan mengerjakan benda pesanan sultan. 

Ketopong Sultan Kutai Kartanegara saat ini tersimpan di Museum Nasional di Jakarta, sedangkan yang berada di Kutai Kartanegara merupakan versi replika.

3. Keris Bukit Kang

Peninggalan sejarah yang terdapat di Kalimantan Timur berikutnya yaitu keris bukit kang. Konon, keris ini digunakan sebagai tusuk konde Aji Putri Karang Melenu, ibu raja Kerajaan Kutai Martapura kedua, Aji Batara Agung Paduka Nira.

Keris tersebut ditemukan di dalam sebuah gong bersama sebutir telur ayam. Gong itu berada di atas sebuah balai bambu kuning.

Balai bambu itu terletak di atas tanduk seekor binatang yang dinamakan Lembuswana dan muncul di perairan Kutai. Binatang tersebut menyerupai lembu, memakai mahkota tapi bukan raja, memiliki belalai dan gading tapi bukan gajah, mempunyai sisik tapi bukan naga, memiliki sayap tapi bukan burung, mempunyai taji tapi bukan ayam, menyerupai raksasa tapi bukan raksasa, dan memiliki tanduk tapi bukan sapi.

Saat ini, sosok binatang tersebut dipakai sebagai maskot Kabupaten Kutai Kartanegara. 

4. Pedang Sultan

Pedang ini merupakan senjata yang kerap Sultan Kutai Kartanegara. Senjata tersebut terbuat dari emas dan dihiasi berbagai macam batu permata baik di sarung maupun gagangnya. 

Pedang pusaka Sultan Kutai Kartanegara ini terbuat dari emas. Berbagai hiasan tampak jelas terlihat, baik pada gagang maupun sarung pedang.

Menariknya, terdapat hiasan harimau pada gagang yang berposisi siap menerkam. Diketahui, harimau merupakan binatang yang ada pada lambang Kesultanan Kutai Kartanegara.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Relawan Rumah Jokowi Kaltim Resmi Bubar, Cabut Spanduk dan Atribut

57 tahun lalu

Wakil Bupati Rendi Solihin: Kutai Kartanegara Siap Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Kempo

57 tahun lalu

Kukarland Festival 2023 Pecahkan Rekor MURI Penggunaan Pesapu Ikat Kepala Khas Kutai Terbanyak

57 tahun lalu

Kukarland Festival 2023 Sediakan Area Khusus Penyandang Disabilitas

57 tahun lalu

Gubernur Kaltim Isran Noor Resmikan Smelter Nikel Pertama di Kalimantan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal