Pendekatan Kodim Tarakan-Satgas Yonif 621 Dorong Warga Serahkan 160 Senpi Ilegal

Irfan Ma'ruf
Prajurit TNI saat menunjukkan senpi rakitan berbagai jenis yang diserahkan warga Kaltara. (Foto: Dispenad)

“Oleh karena itu, keberhasilan ini terus dilaksanakan untuk memberi kesadaran ke masyarakat tentang bahaya penggunaan senjata api ilegal," ucapnya.

Menurut Dino, selain komsos terpadu, satuan terkait juga intens memberikan sosialisasi Undang-Undang Darurat RI Nomor 12 Tahun 1951 tentang larangan memiliki senjata api illegal. Hal ini semakin menyadarkan warga dengan sukarela menyerahkan senpi mereka kepada TNI.

Lebih membanggakan lagi, penyerahan senjata ini dilakukan warga dengan kesadaran sendiri. Mereka datang mengantarkan dan menyerahkannya kepada para personel di Pos Satgas yang berada di dekat pemukiman warga.

"Inilah yang membuat kami makin bangga dengan masyarakat. Mereka lebih mencintai ketenteraman daripada kepentingan pribadi. Selama ini, warga yang memiliki senpi rakitan ini sebagian besar digunakan untuk berburu," ujarnya.

Sementara itu, Dandim 0907/Tarakan Letkol Inf Eko Antoni Candra mengatakan, 160 senpi rakitan tersebut akan segera dilaksanakan pemusnahan sesuai prosedur yang secara teknis telah diserahterimakan melalui berita acara penyerahan material kepada Tim Paldam VI/Mlw.

"Dengan sikap warga yang makin sadar menyimpan senpi merupakan perbuatan melanggar hukum, kami optimistis keamanan dan ketertiban di wilayah Kodam VI/Mlw akan tercipta dengan baik,” kata Eko Antoni.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kapolda NTT Peringatkan Pembuat dan Pemilik Senjata Api Rakitan, Ancam Tindak Tegas 

57 tahun lalu

Pascakonflik di Adonara NTT, 52 Senjata Rakitan Diserahkan Warga ke Polres Flores Timur

57 tahun lalu

2 Orang Ditangkap di Jember, Miliki Senpi Rakitan dan Nekat Jual Narkoba secara Terbuka

57 tahun lalu

Tak Kuat Sembunyi, Penembak Teman Duel Kartu di Lampung Timur Serahkan Diri ke Polisi

57 tahun lalu

Tak Terima Diejek saat Main Kartu, Pria di Lampung Timur Tembak Mati Teman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal