Pemkot Samarinda Jajaki Kerja Sama Pengolahan Sampah dengan Wasteplant Australia

Dzulfikar Ash
Wali Kota Samarinda, Andi Harun. (Foto: Dzulfikar Ash)

Sementara itu, Andrew Hayim De Vriesi mengatakan penggunaan teknologi pengolahan sampah makanan ini dapat juga diterapkan di Kalimantan.

"Jadi proses pengomposan itu sangat sederhana. Saya telah mengerjakan proyek ini selama kurang lebih 15 tahun," ujarnya.

Dia mengatakan proyek ini memiliki banyak keuntungan. Salah satunya sebagai media memperluas edukasi lingkungan dan meningkatkan ekonomi masyarakat.

Dia menyebutkan biaya produksi pengolahan sampah di Australia bisa mencapai 35.000 hingga 40.00 Dollar.

"Tergantung pada strukturnya, jika dibangun di sini mungkin lebih murah. Jadi proyek ini sebenarnya dibuat agar bisa direlokasi dengan mudah," tuturnya. 

Editor : Dita Angga Rusiana
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hasil Semifinal Piala AFF U-19: Indonesia Gagal ke Final gegara Keputusan VAR!

57 tahun lalu

Balita 2 Tahun di Balikpapan Jatuh ke Parit Depan Rumah, Ditemukan Tewas

57 tahun lalu

Ditangkap Bareskrim, Begini Peran Bripka Dedy di Kampung Narkoba Samarinda

57 tahun lalu

Ungkap Jaringan Terorganisasi di Samarinda, Bripka Dedy Sniper Kampung Narkoba Ditangkap

57 tahun lalu

Wanita di Berau Kehilangan Mobil usai Beri Tumpangan Pria Tak Dikenal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal