Pesut Mahakam merupakan satu-satunya lumba-lumba air tawar di Indonesia. Habitatnya bisa ditemukan di wilayah perairan Sungai Mahakam yang sebagian besar berada di kabupaten Kutai Barat dan Kabupaten Kutai Kartanegara.
Tidak hanya bisa ditemui di Indonesia hewan ini juga bisa ditemui di Kamboja, Myanmar, India, Filipina, Laos, dan Thailand.
Mengutip laman prokom.kukarkab.go.id, peneliti asal Belanda Danielle Kreb dari Yayasan Konservasi RASI (Rare Aquatic Species of Indonesia) mengatakan bahwa Irrawaddy dolphin atau pesut merupakan mamalia yang menyusui anaknya. Jadi, meski di air hewan ini bukan ikan.
Selain itu, alat pernapasan pesut juga berbeda dengan ikan. Pesut bernapas menggunakan paru-paru, sedangkan ikan menggunakan insang.
Menurut studi yang dilakukan oleh Yayasan Konservasi RASI dari tahun 1999, jumlah populasi pesut mahakam diperkirakan kurang dari 90 ekor. Berdasarkan UU Nomor 5 tahun 1990 tentang Keanekaragaman Hayati dan Ekosistemnya serta PP Nomor 7 Tahun 1999 menetapkan pesut Mahakam sebagai jenis satwa dilindungi.
Selain itu, International United of Conservation Nature and Natural Resources (IUCN) juga menetapkan pesut Mahakam sebagai satwa kritis dan terancam punah.
Demikian informasi mengenai pesut mahakam, lumba-lumba air tawar asli Indonesia yang terancam punah.