Mahathir Minta Malaysia Caplok Kepri, Muhammadiyah: Retaknya Hubungan Cukup Jadi Pengalaman

Antara
Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad (The Strait Times/YouTube)

JAKARTA, iNews.id - Pernyataan kontroversial mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad mendesak Malaysia mencaplok Kepulauan Riau (Kepri) menuai reaksi dari sejumlah kalangan masyarakat.

Salah satunya dari Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir. Dia mengimbau tokoh Indonesia dan Malaysia meninggalkan potensi konflik masa lampau.

Haedar berharap retaknya hubungan Malaysia dan Indonesia cukup menjadi pengalaman di masa lalu.

"Cukuplah bagi generasi Indonesia maupun Malaysia pengalaman di masa lalu yang meninggalkan bekas yang tidak sederhana dalam relasi Indonesia-Malaysia," ujar Haedar Nashir, Selasa (21/6/2022).

Haedar juga meminta setiap tokoh politik melihat ke depan.  

"Semua tokoh di Malaysia dan Indonesia mestinya berusaha untuk meninggalkan potensi-potensi konflik di masa lampau untuk kita melangkah ke hal baru, ke masa baru, dan ke masa depan yang mewariskan kebersamaan ASEAN," ujar Haedar.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Atap Kelas MTs Muhammadiyah di Sragen Ambrol, Belasan Siswa dan Guru Terluka

57 tahun lalu

Lebaran Lebih Awal, Jemaah Muhammadiyah Bandung Salat Idulfitri di Lapangan Lodaya

57 tahun lalu

Warga Muhammadiyah Jombang Salat Idulfitri di JMC, Jemaah Meluber hingga Jalan Raya

57 tahun lalu

Ribuan Warga Muhammadiyah Gelar Salat Idulfitri di Masjid Gedhe Kauman Jogja

57 tahun lalu

Daftar 50 Lokasi Salat Idulfitri Muhammadiyah Semarang 20 Maret 2026, Cek di Sini!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal