Pertama, menghadirkan kantor Sekretariat IJTI Kaltim yang berpusat di Kota Samarinda. Pasalnya kata Azis, kantor kesekretariatan ini sangat diperlukan sebuah organisasi sebagai tempat berkumpul dan menyelenggarakan berbagai macam kegiatan administrasi lainnya.
"Jadi sejak IJTI Kaltim berdiri, belum ada kantor sekretariat yang tetap, pindah-pindah. Makanya, di kepengurusan yang baru ini akan kita perjuangkan," ujar dia.
Kedua, IJTI Kaltim berupaya meningkatkan kapasitas dan kemampuan sumber daya manusia (SDM) melalui berbagai pelatihan. Salah satu sasarannya adalah para pelajar, mahasiswa, dan jurnalis televisi.
"Kami akan memperbanyak pelatihan dan menyosialisasikan tentang tugas serta fungsi jurnalis. Tuujuannya tidak lain untuk menarik minat mereka dan memberikan pemahaman soal kode etik jurnalistik," tutur Abdul Azis.
Ketiga, IJTI Kaltim berupaya mengadakan Uji Kompetensi Jurnalis Televisi (UKJ Tv) setiap tahun. Maksimal 2 kali dalam setahun. Ini sesuai arahan Sekjen IJTI Pusat Usmar Almarwan, yakni, meningkatkan SDM di daerah. Khususnya, bagi mereka yang berprofesi sebagai jurnalis televisi.