Latin: Azzaaniyatu wa zaanii fajliduu kulla waahidin minhuma miatan jaldah walaa ta hudzkum bihimaa ra fatun fii diinillaahi in kuntum tu minuuna billahi wal yaumil aakhiri walyash had 'adzaaba humaa thaaaifatun minal mu'miniin. (QS. An Nur ayat 2)
Artinya: Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, maka deralah tiap-tiap seorang dari keduanya seratus kali dera, dan janganlah belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu untuk (menjalankan) agama Allah, jika kamu beriman kepada Allah, dan hari akhirat, dan hendaklah (pelaksanaan) hukuman mereka disaksikan oleh sekumpulan dari orang-orang yang beriman.
Dalam Surat An-Nur ayat 2 ini banyak terdapat hukum tajwid yang perlu diketahui di antaranya Idgham Syamsiyah atau Alif Lam Syamsiyah, Alif Lam Qomariyah, Qolqolah Sughro, Qoldolah Kubro, Mad Thabi'i, Ikhfa haqiqi, Mad Layin, mad Arid Lissukun, dan idgham bighunnah. Berikut penjelasan lengkap hukum tajwidnya.
1. اَلزَّانِيَةُ : Terdapat hukum tajwid Idgham Syamsiyah atau Alif Lam Syamsiah karena huruf al bertemu za dan cara bacanya huruf Lam dimasukkan ke Za.
2. اَلزَّانِيَةُ : Terdapat hukum mad thabi'i karena huruf za berharakat fathah bertemu alif. Cara bacanya panjang 2 harakat.