Mengapa danau ini dinamakan Labuan Cermin? Jawabannya, karena Labuan Cermin memiliki lapisan yang membuat pantulan cahaya matahari. Fenomena tersebut terjadi karena Danau Labuan Cermin memiliki permuakaan air danau yang terasa asin jika dijilat.
Sementara air di dasar danau akan terasa tawar. Dua jenis air inilah yang membuat danau memiliki lapisan pemisah sehingga cahaya dapat memantul.
Tak jarang juga orang menyebut danau Labuan Cermin ini dengan panggilan Danau Dua Rasa. Meski terlihat dangkal, pengunjung harus tetap waspada karena kedalaman danau ini mencapai 4-5 meter.
Selain itu suguhan pemandangan yang ada di Danau Labuan Cermin sangat menenangkan. Dikelilingi pepohonan yang rimbun menambah suasana menjadi lebih teduh serta sangat tepat dijadikan tujuan wisata untuk menenangkan sejenak dari keramaian.
Bupati setempat memang mengembangkan Labuan Cermin sebagai destinasi wisata. Diawali dengan menetapkan kawasan ini sebagai kawasan konservasi atau kawasan lindung, setelah itu akan dibangun sarana penunjang yang akan memudahkan pengunjung menikmati keindahan danau sejuk yang memiliki dua rasa ini.