KPU Kaltim mengaku lega karena Kodam VI/Mulawarman bersedia membantu pendistribusian logistik pemilu via jalur udara menggunakan Helikopter milik TNI AD. Selain itu, Pemprov Kaltim juga telah menyanggupi dengan membantu menyediakan avtur untuk bahan bakar.
Dia menjelaskan, total ada dua kecamatan dan terdapat 37 TPS. Terdiri atas 16 TPS di Long Apari dan 21 TPS di Long Pahangai. Sementara jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) mencapai 7.000-an orang.
Rudiansyah mengaku belum dapat memprediksi berapa kali logistik akan disalurkan ke dua wilayah Kecamatan tersebut. Namun pihaknya memperkirakan akan ada 22 kali penerbangan helikopter untuk menyalurkan logistik.
Saat ini Helikopter keberadaan helicopter TNI AD tersebut sudah berada di Long Bagun, dekat titik angkut logistik pemilu di Kabupaten Mahakam Ulu. Sementara untuk kawasan lainnya, pihaknya masih mengupayakan jalur darat dan air untuk pendistribusian logistik.
"Kecuali wilayah Sandaran di Kutai Timur, kami menggunakan kapal perang milik TNI Angkatan Laut. Yang jelas tetap jalur darat dan air yang masih normal untuk daerah lainnya," tuturnya.