Dinkes Kaltim Sebut Belum Ada Temuan Kasus Gagal Ginjal Akut pada Anak di Wilayahnya

Antara
ilustrasi kasus gagal ginjal akut pada anak. (Foto: Ist)

Diketahui, tercatat ada 205 kasus gagal ginjal akut pada anak yang terjadi sejak Januari 2022. Tren kasus GGAPA melonjak tajam pada pertengahan Agustus 2022, dengan kejadian 36 kasus.

Kemudian, pada September 2022, kasus GGAPA meningkat lagi hingga 78 kasus dengan angka kematian mencapai 65 persen.

Kasus GGAPA kini menjadi perhatian nasional dan ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) oleh pemerintah pusat.

Pemerintah melalui Kemenkes, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), serta Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) kini tengah melakukan penyelidikan epidemiologi terkait kasus gangguan ginjal akut pada anak.

Kemenkes pada masa penyelidikan menginstruksikan RS dan apotek untuk sementara tidak meresepkan atau menjual obat dalam bentuk sediaan cair dan sirop.

"Ini bentuk kebijakan antisipatif saja, selama masa penyelidikan. Jadi bukan menyetop apalagi melarang,” pungkasnya.

Editor : Candra Setia Budi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Balita asal Indramayu yang Diduga Idap Gagal Ginjal Akut Dirujuk ke RSCM Jakarta

57 tahun lalu

Dinkes Kaltim Sebut Belum Ada Temuan Kasus Polio di Wilayahnya

57 tahun lalu

3 Pasien Anak di RSUDAM Bandarlampung Meninggal akibat Gagal Ginjal Akut

57 tahun lalu

Marak Kasus Gagal Ginjal Akut, Warga Lembang KBB Kembali ke Obat Tradisional

57 tahun lalu

14 Anak di Sumbar Meninggal Dunia akibat Gagal Ginjal Akut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal