Dijuluki Kucing 9 Nyawa, Ini Sosok Mohammad Deif Komandan Hamas Paling Ditakuti Israel

Anton Suhartono
Komandan Brigade Al Qassam Hamas Mohammad Deif. (Foto: Global Research).

JAKARTA, iNews.id - Sosok Mohammad Deif, Komandan sayap militer Hamas Brigade Izzuddin Al Qassam kembali menjadi momok menakutkan bagi Israel.

Deif berkali-kali lolos dari serangan maut Israel hingga membuatnya dijuluki kucing dengan sembilan nyawa.

Terbaru, Deif mengumumkan operasi Badai Al Aqsa dengan menyerang Israel habis-habisan dari darat dan udara pada Sabtu (7/10/2023). Lantas siapa sebenarnya Mohammad Deif?

Sosok Muhammad Deif Komandan Hamas

Deif dikenal sebagai sosok yang licin, selalu luput dari operasi pembunuhan pasukan Israel. Untuk menangkapnya pun sangat sulit.  Tak heran jika Deif menjadi salah satu orang paling dicari oleh Israel.

Deif juga berperan dalam serangan Hamas ke Israel dalam perang 11 hari pada Mei 2021. Konflik itu memecah kesunyian setelah 7 tahun pejuang Gaza dan Israel absen perang. Sebanyak 242 warga Gaza dan 11 orang Israel tewas dalam konflik tersebut.

Menariknya, pemimpin Hamas di Gaza, Yahya Sinwar, mengatakan jumlah pejuangnya yang tewas saat itu sebanyak 80 orang. Namun Deif, meski posisinya berada di area tembak Israel, dia luput dari peluru atau tembakan mortir serta rudal tentara Zionis.  Tak heran jika pria kelahiran Khan Yunis, Gaza, itu dijuluki punya 9 nyawa seperti kucing.

“Sepanjang operasi, kami sudah berusaha membunuh Mohammad Deif,” kata Juru Bicara Pasukan Pertahanan Israel (IDF), Hidai Zilberman, kepada surat kabar AS, The New York Times, saat itu.

Dilaporkan BBC, seorang pejabat IDF lainnya mengatakan, setidaknya ada dua upaya untuk membunuh Deif saat perang tersebut, namun gagal. Kegagalan itu menambah merah muka Israel yang dilaporkan sudah melakukan setidaknya tujuh upaya dalam 20 tahun dan kesemuanya gagal.

Media Israel melaporkan, Deif lahir di kamp pengungsi Khan Yunis pada 1965. Saat itu Khan Yunis masih diduduki Mesir. Nama lahirnya adalah Mohammed Diab Ibrahim Al Masri. Namun karena tempat tinggalnya selalu berpindah untuk menghindari serangan Israel, dia lebih dikenal dengan Deif atau dalam bahasa Arab berarti tamu.

Deif diketahui bergabung dengan Hamas pada akhir tahun 1980-an. Presitasinya membuat dia cepat dikenal dan menduduki jabatan penting sayap militer Brigade Al Qassam.

Deif menjabat komandan Brigade pada 2002, melanjutkan peran yang ditinggalkan Salah Shehadeh akibat terbunuh. 

Prestasi Deif untuk Hamas di antaranya merancang roket Qassam dan membuat terowongan di bawah Gaza. Terowongan itu menjadi tempat Deif menghabiskan sebagian besar waktu guna menghindari serangan Israel.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sosok Sertu Muhammad Nur, Prajurit TNI Gugur Diserang Israel di Lebanon, Tinggalkan Bayi 7 Bulan

57 tahun lalu

Prajurit TNI asal Kulon Progo Gugur di Lebanon, Keluarga Tunggu Kepastian Kepulangan Jenazah

57 tahun lalu

Suasana Rumah Duka Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Keluarga Bersiap Sambut Jenazah

57 tahun lalu

Demo di Surabaya Bakar Patung Baal, Protes Serangan AS-Israel ke Iran

57 tahun lalu

Pastikan Prabowo Tak Pernah Berencana ke Israel, Menlu Sugiono: Buktinya Kita Pulang Hari Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal