Kapolres Penajam Paser Utara, AKBP Supriyanto mengungkapkan, motif pelaku berawal adanya percekcokan kemudian timbul dendam.
"Motifnya berawal rasa dendam karena percekcokan tetangga, permasalahan terakhir korban belum mengembalikan helm selama 3 hari," ujar AKBP Supriyanto, Selasa (6/2/2024).
Kematian kelima korban seluruhnya akibat luka bacokan di bagian kepala. Korban WL (34) suami korban selain dibacok juga digorok di bagian leher.
Itulah fakta remaja berinisial J (16) membunuh lima orang sekeluarga di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur (Kaltim). Sampai saat ini polisi masih mendalami kasus tersebut.