Ayat inilah yang menginformasikan kepada seluruh umat Islam bahwa bulan-bulan haram itu adalah bulan mulia yang diharamkan di dalamnya untuk menumpahkan darah, siapapun itu, baik muslim atau non-muslim.
5. Peristiwa Hijrah Nabi SAW
Bulan Muharram tidak lepas dari peristiwa hijarhnya Nabi Muhammad SAW dari Mekkah ke Madinah. Peristiwa itu kemudian dijadikan patokan oleh Khalifah Umar ibn Khattab untuk memulai tahun dengan Bulan Muharram karena merupakan hijrahnya Nabi.
6. Diselamatkannya Para Nabi
Keutamaan Bulan Muharram lainnya yakni, banyak peristiwa penting dialami para nabi yang terjadi di bulan mulia inidi antaranya diselamatkannya Nabi Musa dari kejaran Raja Fir'aun, berlabuhnya kapal Nabi Nuh as setelah 6 bulan mengarungi banjir, serta padamnya api yang membakar Nabi Ibrahim as.
7. Amalan Dilipatgandakan
At-Thabari menyebutkan dalam tafsirnya bahwa bulan Muharram, yaitu bulan yang dijadikan oleh Allah sebagai bulan yang suci lagi diagungkan kehormatannya. Di mana di dalamnya amalan-amalan yang baik akan dilipatgandakan pahalanya sedangkan amalan-amalan yang buruk akan dilipatgandakan dosanya.
8. Puasa Asyura Sebaik-Baik Puasa setelah Ramadhan
Puasa di Bulan Muharram juga disebut sebagai sebaik-baiknya puasa setelah Ramadhan. Dari Abu Hurairah RA, ia menceritakan bahwa Rasulullah SAW bersabda: