10 Alat Komunikasi Tradisional Beserta Fungsinya, Nomor 3 Tanda Bahaya dan Berkumpul

Rauzatul Jannah
Alat komunikasi tradisional, salah satunya kentungan. (Foto: Antara).

Beduk digunakan sebagai alat komunikasi atau pertanda kegiatan masyarakat, mulai dari ibadah masuknya waktu sholat, pertanda bahaya hingga pertanda berkumpulnya komunitas.

2. Lonceng

Serupa dengan kentungan dan beduk, lonceng merupakan alat komunikasi tradisional yang menghasilkan bunyi, lonceng berbahan dasar logam dan berbentuk cangkir berongga yang terbalik. 

Kegunaan lonceng untuk pertanda waktu atau untuk menginformasikan sesuatu. Ada juga yang menggunakan lonceng untuk ibadah ritual keagamaan, seperti wihara, kelenteng dan juga gereja.

3. Kentungan

Kentungan tidak berbeda jauh dengan beduk. Kentungan merupakan alat komunikasi tradisional yang metode penggunaanya dengan cara dipukul.

Kentungan menggunakan bahan utama bambu atau kayu. Fungsi kentungan dibunyikan untuk menyatakan tanda waktu dan tanda bahaya atau mengumpulkan massa.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

7 Tempat Kuliner Malam Salatiga, Nomor 2 Legendaris sejak 1950

57 tahun lalu

13 Tempat Makan Malam di Jogja, Hidangan Tradisional Teman Bergadang

57 tahun lalu

Umpasa Batak, Bentuk Puisi Tradisional yang Ada di Berbagai Acara Adat

57 tahun lalu

10 Kuliner Tradisional saat Perayaan Maulid Nabi, Ada Kembang Endog di Jatim

57 tahun lalu

5 Alat Musik Papua Barat, Ada Tifa dan Fuu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal