Tim Gabungan Temukan Pangan Kedaluwarsa di Sejumlah Toko di Sampit 

Normansyah
Tim gabungan saat melakukan sidak ke salah satu toko di Sampit, Kbupaten Kotawaringin Timur. (Foto: Normasnysah/iNews)

KOTAWARINGIN TIMUR, iNews.id - Sejumlah toko maupun retail modern di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah (Kalteng) kedapatan masih menjual produk kedaluwarsa, kemasan rusak atau penyok hingga tanpa izin edar. Hal itu diketahui setelah tim gabungan dari BPPOM Palangka Raya melakukan sidak ke sejumlah toko dan swalayan, distributor, dan supermarket.
 
Adapun tim gabungan tersebut terdiri dari BBPOM Palangka Raya Kalteng, dinas kesehatan, dinas perdagangan dan perindustrian, satuan polisi pamong praja dan Polres Kotawaringin.

Kepala BBPOM Palangka Raya Safriansyah mengatakan, temuan tersebut didapatkan setelah tim gabungan melakukan sidak terhadap lima toko, tujuh swalayan, satu distributor dan satu supermarket di Kota Sampit.

"Tim yang terbagi dua kelompok melakukan pengecekan tanggal kedaluwarsa, kondisi dan kemasan produk. Berdasarkan hasil pemeriksaan ditemukan empat sarana pangan yang menjual produk kedaluwarsa dan rusak," katanya, Selasa (4/4/2023).

"Rinciannya satu jenis pangan tanpa izin edar sebanyak 40 buah, 14 jenis pangan kedaluwarsa sebanyak 40 buah  dan 34 jenis pangan rusak atau penyok ada 45 buah," sambungnya.

Editor : Candra Setia Budi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ngeri, Pedagang Camilan di Mataram Palsukan Masa Kedaluwarsa Makanan Belum Laku Dijual

57 tahun lalu

Angin Kencang Terjang Sampit, 4 Pohon Besar Tumbang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal