"Awalnya ada warga perempuan yang tinggal sendirian pintu rumahnya diketuk dua kali saat malam hari tapi tidak ada tanda-tanda orang. Paginya kami beri pengumuman ke warga dan malamnya terjadi lagi menimpa dua rumah. Warga tidak berani keluar," ujarnya, Senin (29/7/2024).
Menurutnya para warga kini berharap polisi setempat segera turun tangan dan berpatroli ke pemukiman warga. Dia berharap ketakutan warga bisa teratasi agar kembali tenang dengan adanya perlindungan dari aparat.