MATARAM, iNews.id – Hari Raya Idul Adha versi pemerintah berbeda dengan Muhammadiyah. Perbedaan ini dinilai Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin tak akan menimbulkan pertentangan di masyarakat.
Wapres Maruf Amin mengatakan, saat ini masyarakat sudah dewasa. Sudah legawa. Ketika ada yang tidak sama, semua sudah legawa.
“Jadi, kalau ada yang tidak sama, toleransinya sudah tinggi. Jadi, tidak ada masalah," katanya, Kamis (30/6/2022).
Seperti diketahui, berdasarkan hasil sidang isbat, Kementerian Agama (Kemenag) memutuskan Hari Raya Idul Adha atau 10 Zulhijah 1443 Hijriah jatuh pada Minggu, 10 Juli 2022.
Sementara Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menetapkan 10 Zulhijah 1443 H pada Sabtu, 9 Juli 2022, berdasarkan hasil perhitungan wujudul hilal oleh Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah