Ratusan Babi di Bartim Mati Mendadak usai 3 Hari Demam

Sigit Dzakwan Pamungkas
Virus Africa Swine Fever (ASF) membuat puluhan ekor babi di sejumlah peternakan mati. (Foto: iNews/Ade Sata)

Sementara itu, dokter hewan Akhmad Rizaldi mengatakan tanda klinis babi yang terpapar ASF yakni kemerahan di bagian perut, dada dan scrotum. Selain itu, babi juga mengalami diare berdarah, kemerahan pada telinga, demam 41 derajat celsius, konjungtivitis, anoreksia, ataksia, paresis dan kejang.

Kadang babi juga mengalami muntah, diare atau sembelit, pendarahan kulit sianosis yang menyebabkan babi menjadi tertekan, telentang, kesulitan bernapas dan tidak mau makan.

Virus ASF juga bertahan hidup di cuaca dingin maupun panas, serta relatif lebih tahan terhadap disinfektan. Virus ini dapat menyebar melalui kontak langsung serangga, pakaian, peralatan peternakan, kendaraan dan pakan yang terkontaminasi seperti limbah bekas catering yang mengandung daging babi.

Hingga saat ini belum ditemukan vaksin untuk pencegahan ASF, karena itu peternak harus mewaspadai penyebaran ASF. Penyakit ini penularannya cepat dan dapat menyebabkan kematian pada babi hingga 100 persen, sehingga mengakibatkan kerugian ekonomi yang sangat besar.

"Asf tidak berbahaya bagi manusia dan bukan masalah kesehatan masyarakat. ASF bukan penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia (zoonosis)," ujarnya

Data terakhir yang dirilis Dinas Perikanan dan Peternakan Barito Timur pada 16 Februari 2022, jumlah kematian babi telah mencapai 1.528 ekor. Rinciannya, dari Kecamatan Awang 1.147 ekor, Dusun Timur 167 ekor dan Kecamatan Benua Lima 214 ekor.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

10 Sampel Babi di Tomohon Dikirim ke Maros, Cek untuk Pastikan Bebas Virus ASF

57 tahun lalu

233 Babi Mati Mendadak di NTT Sepanjang Desember hingga Januari

57 tahun lalu

75 Babi di Kupang Mati Mendadak, Diduga Terjangkit Penyakit ASF

57 tahun lalu

2.000 Ekor Babi di Medan dan Deliserdang Mati Mendadak, Peternak Merugi

57 tahun lalu

Tangani Wabah Demam Babi Afrika, Kalbar Gelontorkan 3.750 Vial Serum Konvalesen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal