Profil Ben Brahim S Bahat yang Jadi Tersangka KPK, dari PNS hingga Bupati Kapuas 2 Periode

Arie Dwi Satrio
Donald Karouw
Bupati Kapuas 2 periode Ben Brahim S Bahat yang menjadi tersangka KPK. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Ben Brahim S Bahat tersandung kasus dugaan korupsi di akhir masa jabatannya sebagai Bupati Kapuas 2 periode, Kalimantan Tengah. Dia ditetapkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka bersama istrinya, Ary Egahni Ben Bahat yang merupakan anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem.

Dirangkum dari beragam sumber, Ben Brahim S Bahat mengawali tugas di pemerintahan sebagai PNS Kementerian PU (1986) pada Dinas PU Bina Marga Provinsi Kalimantan Tengah. Kemudian menjadi pimpro Jalan dan Jembatan se-Kalimantan Tengah (1991-1998) dan dua kali menjabat sebagai Kadis PU Kalteng pada 1998-2007 dan 2007-2012 selama 9 tahun.

Kemudian dia mencalonkan diri dan terpilih sebagai Bupati Kapuas periode 2013-2018. Kepemimpinannya berlanjut di periode 2018-2023. Ben Brahim juga tercatat pernah maju sebagai calon Gubernur Kalteng pada tahun 2020. Ketika itu dia berpasangan dengan Ujang Iskandar.

Dalam kasus hukum yang menjeratnya, KPK telah mengantongi bukti permulaan yang cukup untuk penetapan tersangka terhadap Ben Brahim dan istrinya. Hal itu, sejalan dengan telah ditingkatkan status perkara dari tahap penyelidikan ke penyidikan.

"Saat ini KPK telah melakukan penyidikan dan menetapkan pihak sebagai tersangka terkait dugaan korupsi oleh penyelenggara negara," ujar Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Selasa (28/3/2023).

Dalam perkara tersebut, Bupati Kapuas dan istrinya diduga telah meminta, menerima atau memotong pembayaran kepada pegawai negeri atau kepada kas umum. Namun, kata Ali, seolah-olah para pegawai negeri memiliki utang pada penyelenggara negara tersebut. Padahal diketahui hal tersebut bukanlah utang. 

"Para tersangka tersebut diduga pula menerima suap dari beberapa pihak terkait dengan jabatannya sebagai penyelenggara negara," kata Ali.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
9 jam lalu

Kronologi Bupati Lombok Barat Ditangkap KPK, Sempat Nobar Final Piala Dunia 2026

9 jam lalu

Profil dan Biodata Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini yang Terjaring OTT KPK

11 jam lalu

Usai Diperiksa di Mako Brimob, Bupati Lombok Barat dan 6 Pejabat Dibawa ke KPK

13 jam lalu

Update OTT KPK di Lombok Barat, 5 Orang Diperiksa di Mako Brimob Polda NTB

14 jam lalu

OTT di Lombok Barat, KPK Segel Ruang Kerja Bupati hingga Kantor PUPR

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal