Kepada ABK itu, oknum Polairud tersebut mengaku bahwa sedang melakukan razia perairan. Namun dia tak bisa menunjukkan surat tugas razia.
'Kalau bapak razia mana surat tugasnya dari komandan,' kata ABK dalam video itu. Kemudian, sang oknum pun menjawab, 'ada nanti saya ambilkan'. Lalu oknum Polairud itu meminta BBM sebanyak dua galon. Namun pihak ABK hanya memberikan satu galon dan dimuat di atas tugboat yang berada di bawah kapal.
Setelah kalah berdebat, oknum Polairud itu memustuskan untuk pergi bersama motoris tugboat.
Setelah video itu viral, Aipda DH pun diperiksa hingga akhirnya ia dicopot dari jabatannya dan ditahan.