Saat kapal mulai tenggelam, semua penumpang lari keluar, termasuk dirinya. Saat diluar lambung kapal, Ia membantu penumpang lainnya untuk mengambil gabus, karena ada yang berteriak meminta gabus.
“Sementara ibu dan adik saya, kata Irwan, saya suruh loncat dari atas kapal, sembari memberikan jirigen kepada keduanya, sembari ia menolong penumpang lainnya untuk diberikan gabus sebagai pelampung," katanya.
Irwan mengaku jika yang menyelamatkan dirinya dan ke 9 penumpang kapal motor Ladang Pertiwi 2, ialah kapal tugboat asal Banjarmasin Kalimantan Selatan yang hendak menuju Morowali.
10 penumpang yang dirawat di Puskesmas Sanrobone, Kecamatan Sanrobone Kabupaten Takalar Sulawesi Selatan, kini dijemput oleh Wakil Bupati Pangkep. Dari ke 10 korban yang diselamatkan kapal tugboat Mex 05 dan Cipta 2002 itu, 4 di antaranya perempuan dan enam laki-laki.
Diketahui, Kapal Motor (KM) Ladang Pertiwi yang memuat 43 penumpang tenggelam di Selat Makassar pada Kamis (26/5/2022) sekitar pukul 03.30 Wita. Namun, informasi tenggelamnya kapal tersebut baru diketahui Basarnas pada Sabtu (28/5/2022).