Lalu pada Jumat 17 November 2023 sekitar pukul 03.00 WIB berangkat dari Semarang menuju Surabaya menggunakan kereta api. Setelah sampai di Surabaya, sekitar pukul 13.00 WIB, tersangka menuju Pangkalan Bun dengan menggunakan pesawat. Tiba di Bandara Pangkalan Bun sekitar 14.30 WIB, tersangka lalu istirahat di sebuah masjid yang ada di depan supermaket.
Sehari berselang atau, yaitu hari Sabtu 19 November 2023 lanjut kapolres, tersangka berangkat dari Pangkalan Bun menuju Simpang Runtu dengan menggunakan ojek dan tiba di rumah sekitar pukul 21.30 WIB.
Setibanya di sana, tersangka tidak langsung masuk ke dalam rumah orang tuanya, melainkan tidur di barakan belakang rumah hingga Minggu (19/11/2023) pukul 10.30 WIB.
Tersangka masuk ke dalam rumah melalui pintu depan dan langsung menuju kamar korban. Pada saat itu korban (ibu kandung) sedang duduk di pojokan kasur sambil main HP sehabis salat, kemudian tersangka duduk di samping kiri korban dan terjadi cekcok.
Korban mengatakan kalau tersangka anak dajjal, otakmu dipakai atau nggak, kupingmu kamu buang ke mana jangan panggil aku mama kamu. inilah yang membuat tersangka langsung mencekik leher korban dengan menggunakan kedua tangan tersangka.