“Gagasan Bapak Gubernur sederhana, namun mudah dilakukan, dan hal itu disambut baik oleh masyarakat. Gerakan tanam bawang merah dan cabai dan pemanfaatan lahan dan pekarangan, telah merubah pola pikir masyarakat dari konsumtif menjadi inovatif dan kreatif,” ujarnya.
Masalah inflasi menjadi perhatian serius Pemprov Kalteng, pada setiap kesempatan. Gubernur Sugianto Sabran selalu mengingatkan bahkan menginstruksikan kepada bupati/wali kota agar menganggarkan secara khusus untuk ketahanan pangan di masing-masing daerah. Hal ini dilakukan tentu bercermin dari inflasi yang terjadi saat ini, agar masing-masing daerah ke depan memiliki daya tahan yang kuat apabila terjadi inflasi lagi.
Seperti diketahui, inflasi di Kalteng pada Agustus 2002 menduduki peringkat tiga secara nasional dengan angka inflasi 6,94 persen (yoy), September menduduki peringkat dua secara nasional dengan angka inflasi 8,12 persen (yoy), dan di Oktober menduduki peringkat empat secara nasional dengan angka inflasi 7,10 persen (yoy).