Disampaikan bahwa, dari potensi yang dimiliki wilayah Kalteng, salah satunya tambang dan tumbuh-tumbuhan yang pengembangannya memerlukan namanya riset.
"Itulah yang menarik, dengan riset kita bisa membuat semuanya berimbang. Eksploitasi alam dibuat sedemikian seimbang sehingga penciptaan nilai tambah dengan lingkungan menjadi seimbang," ujarnya.
Turut hadir Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo, Staf Ahli Pemerintahan Hukum dan Politik Herson B Aden, Kepala Perangkat Daerah Provinsi Kalteng terkait, serta seluruh Wakil Rektor, Dekan Fakultas, dan Direktur lingkup Universitas Indonesia.