Tim Damkar Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah yang datang ke lokasi langsung mendatangi TKP dan berupaya melakukan pemadaman dengan memafaatkan air kolam.
Menurut pemilik tempat wisata pemancingan, Nurdin, kebakaran lahan yang cukup luas di daerah tersebut sudah memasuki hari kedua. Sumber api awalnya muncul di luar kawasan wisata sejak lima hari lalu.
"Titik api sebenarnya sudah ada sejak lima hari lalu, namun lokasinya masih jauh. Baru dua hari ini api mendekat dan asapnya memenuhi kawasan kami," kata dia.
Kerugian akibat kebakaran lahan ini berdampak pada penurunan jumlah pengunjung. Selain karhutla menimbulkan kerusakan ekosistem.