Imbas Asap Karhutla Palangka Raya, Jam Masuk Sekolah Diundur Ekstrakurikuler Ditiadakan 

Ade Sata
Siswa dan guru mengenakan masker saat melaksanakan kegiatan belajar megajar di Kota Palangka Raya. (Foto: iNews.id/Ade Sata)

PALANGKA RAYA, iNews.id - Jam masuk sekolah di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah terpaksa diundur menyusul buruknya kualitas udara akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kegiatan siswa di luar kelas juga ditiadakan sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Kebijakan itu berdasarkan instruksi dinas pendidikan setempat kepada seluruh sekolah mulai dari tingkat PAUD, sekolah dasar hingga SMP untuk mengundurkan jam masuk belajar siswa.
 
Menindaklanjuti instruksi tersebut, SMP Negeri 1 Palangka Raya mulai menerapkan jam masuk belajar siswa. Semula pukul tujuh menjadi pukul setengah delapan pagi dan jam pulang sekolah dimajukan dari pukul 13.40 WIB menjadi pukul 12.00 WIB.
 
"Selain mengundur jam masuk sekolah, para siswa juga diberikan masker serta meniadakan seluruh kegiatan ekstrakurikuler, upacara bendera serta kegiatan di luar kelas untuk sementara waktu," kata Kepala SMPN 1 Palangka Raya, Erdiningsih, Jumat (29/9/2023).
 
Pengunduran jam masuk sekolah ini hingga peniadaan kegiatan siswa di luar kelas bertujuan untuk melindungi para siswa dari paparan kabut asap karhutla. Asap  tersebut bisa menimbulkan berbagai penyakit seperti infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Cegah Dampak Asap Kebakaran, Satgas Karhutla Palangka Raya Bagikan 4.000 Masker

57 tahun lalu

Karhutla Landa 5 Wilayah di Aceh, Polisi Buru Pelaku Pembakaran Hutan

57 tahun lalu

BNPB: Angin Kencang Rusak Belasan Rumah Warga di Klaten

57 tahun lalu

Karhutla di Kutai Barat Kaltim, 1 Hektare Lahan Perkebunan Terbakar

57 tahun lalu

Kendal Waspada Kemarau Ekstrem Dampak Godzilla El Nino, Kekeringan dan Karhutla Mengintai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal