Dengan menghadirkan inovator terbaik dari seluruh Indonesia, ajang ini diharapkan mampu menginspirasi lahirnya terobosan-terobosan baru yang mendorong kemajuan bangsa. Masuknya Kalteng dalam nominasi ini menjadi bukti bahwa transformasi digital di daerah bukan sekadar wacana, melainkan telah memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas.
Saat dikonfirmasi, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kalimantan Tengah, Rangga Lesmana, membenarkan dan menyambut gembira atas masuknya program digitalisasi Pemprov Kalteng menjadi nominator Digital Innovation Awards (DIA) 2026 iNews Media Group.
Dia menyebut digitalisasi sebagai salah satu strategi utama pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan yang merata hingga wilayah terpencil. Program digitalisasi ini merupakan gagasan utama dari Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran.
“Salah satu program unggulan yang telah diluncurkan pada Februari 2026 adalah Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS). Program bantuan sosial terintegrasi ini sepenuhnya menggunakan sistem digital untuk memastikan penyaluran bantuan lebih transparan dan tepat sasaran,” ujar Rangga Lesmana, Senin (4/5/2026).
Dia melanjutkan, melalui KHBS, warga prasejahtera menerima bantuan tunai sebesar Rp250.000 per penerima yang disalurkan melalui Bank Kalteng. Selain bantuan tunai, program ini juga mencakup dukungan di bidang pangan, pendidikan, dan kesehatan.
“Masyarakat dapat mengecek status penerimaan bantuan secara online melalui laman resmi program atau melalui kantor kelurahan setempat.” katanya.