Warga Filipina Ragu Vaksinasi Covid-19, Presiden: Suntik saat Mereka Tidur

Vanessa Nathania
Ilustrasi vaksinasi Covid-19 (foto: AFP)

Filipina memulai program imunisasi Covid-19 pada Maret, menggunakan vaksin Sinovac China. Duterte sebelumnya menyalahkan negara-negara kaya karena menimbun dosis yang tersedia dan meninggalkan negara-negara seperti Filipina.

Duterte sebelumnya telah menyarankan pendekatan yang keras untuk warga yang menolak vaksin.
Pada Juni, dia mengatakan mereka yang tidak ingin menerima suntikan vaksin harus meninggalkan negara itu atau dipenjara dan disuntik dengan paksa.

“Saya akan menangkap Anda (dan) kemudian saya akan menyuntikkan vaksin ke bokong Anda,” kata Duterte memberikan peringatan saat itu.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

WHO Cabut Status Darurat Covid-19, Vaksinasi di Solo Jalan Terus

57 tahun lalu

Genjot Aktivasi IKD, Pemprov Jateng Jemput Bola ke Instansi Pemerintah hingga Kampus

57 tahun lalu

Vaksinasi Booster Kedua di Kota Yogya Tunggu Sistem Siap

57 tahun lalu

PPKM Dicabut, Vaksinasi Covid-19 di Kulonprogo Jalan Terus

57 tahun lalu

7.302 Nakes Palembang Sudah Vaksin Booster Kedua, Selanjutnya Petugas Publik dan Lansia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal