Wali Kota Banjarbaru Larang Sekolah Jual LKS : Kalau Ada Laporkan!

Antara
Wali Kota Banjarbaru, Aditya Mufti Arifin. (Antara)

BANJARBARU, iNews.id - Wali Kota Banjarbaru, Aditya Mufti Arifin meminta sekolah tidak menjual Lembar Kerja Siswa (LKS). Orang tua siswa diminta melapor jika ada guru atau sekolah yang menjual LKS.

"Apabila masih ada sekolah atau kepala sekolah atau guru dan atau pihak sekolah yang mengharuskan membeli buku ini, laporkan ke kami melalui hotline," ujar Aditya, Rabu (4/8/2021).

Dia menjelaskan hotline untuk melaporkan penjualan LKS di nomor 081251079997, yang juga bisa dihubungi melalui WhatsApp. Dia menjamin setiap laporan akan ditindaklanjuti.

Aditya mengatakan, dirinya mendapat laporan ada sekolah yang mewajibkan siswa membeli LKS. Dirinya mengaku geram dengan kabar tersebut hingga mengirimkan pesan melalui media sosial miliknya yang kemudian disebarkan ke grup-grup WhatsApp warga.

"Malam ini ulun Wali Kota Banjarbaru masih menerima laporan sekolah menjual LKS Idaman, dan sekali lagi ulun sampaikan LKS idaman tidak wajib digunakan sekolah di Banjarbaru, apalagi mengharuskan siswa/i menebus buku tersebut," tulis Aditya dikutip dari pesan yang beredar di warga,

Aditya menegaskan, larangan penjualan LKS itu sudah diatur dalam Surat Edaran (SE) Nomor 421.3/0698/PSD/Disdik tertanggal 19 Mei 2021. Larangan itu berlaku bagi seluruh sekolah SD dan SMP di Kota Banjarbaru.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kebakaran Hebat di Banjarbaru, 5 Rumah dan 6 Motor Hangus Dilalap Api

57 tahun lalu

Berisiko Tinggi! Siswa SD di Pandeglang Nekat Lewati Jembatan Ambruk demi Sampai Sekolah

57 tahun lalu

SDN 1 Talunkulon Tulungagung Rusak Diguncang Gempa Magnitudo 5,7

57 tahun lalu

4 Ruang Kelas Ambruk, Siswa SDN Tlagah 2 Bangkalan Terpaksa Belajar di Rumah Warga

57 tahun lalu

Sempat Lumpuh akibat Banjir, SD di Aceh Tamiang Kembali Belajar di Tengah Keterbatasan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal