Serma Rama Wahyudi Gugur di Kongo, Begini Respons Jenderal Andhika Perkasa

Riezky Maulana
KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa. (Foto:iNews/Cahyat Supriatna).

JAKARTA, iNews.id - Sersan Mayor (Serma) Rama Wahyudi yang bertugas Pasukan Perdamaian Persatuan Bangsa Bangsa (PBB) di Republik Demokratik Kongo (Monusco) meninggal dunia. Rama gugur saat diserang pasukan milisi Kongo.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Andhika Perkasa mengaku akan segera melakukan evaluasi serta pendalaman kronologi secara intensif. Andhika juga sedang menunggu kronologi lengkap kejadian tersebut.

"Itu adalah operasi yang dihandle Mabes TNI, dan memang itu prajurit kami. Yang jelas kami akan mengevaluasi, kami ingin mendapatkan kronologisnya. Sehingga bisa mengevaluasi apa yang sebenarnya terjadi," ucapnya di Markas Besar TNI AD (Mabesad) Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Rabu (24/6/2020).

Atas kejadian itu, menurut dia para prajurit TNI AD akan lebih diperkuat. Penguatan ditujukan agar ketika kejadian tersebut terulang, para prajurit dapat lebih siap.

"Kita bisa menyiapkan mereka lebih siap, ketika dihadapkan dengan insiden seperti yang terakhir ini," tuturnya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pratu Zalendra Gugur saat Pendidikan Denjaka, Ayah Ungkap Kondisi Sang Anak

57 tahun lalu

Prajurit Marinir TNI AL asal Lampung Gugur saat Pendidikan Pasukan Elite Denjaka

57 tahun lalu

2 Prajurit Marinir Gugur di Maybrat, TNI Tingkatkan Keamanan dan Intelijen

57 tahun lalu

Bupati Maybrat Berduka 2 Prajurit TNI Gugur Ditembak KKB, Ungkap 12 Kali Masuk Wilayah Konflik

57 tahun lalu

Kronologi 2 Prajurit Marinir Gugur Baku Tembak dengan KKB di Maybrat, Disergap saat Patroli

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal