Selidiki Gejolak Harga Gas Elpiji, Kapolda Kalsel: Jangan Sampai Rakyat Menjerit

Antara
Kapolda Kalsel Irjen Pol Nico Afinta. (Foto Antara).

BANJARMASIN, iNews.id - Polda Kalimantan Selatan menurunkan tim untuk menyelidiki gejolak kebutuhan tabung gas elpiji 3 kilogram. Sebab saat ini banyak masyarakat mengeluhkan gas elpiji karena sulit didapat dan harganya melambung tinggi.

"Jangan sampai rakyat menjerit. Kita harus pastikan apa yang sebenarnya terjadi. Kalau memang ada yang bermain segera diproses secara hukum," kata Kapolda Kalsel Irjen Pol Nico Afinta di Banjarmasin, Kamis (17/9/2020).

Untuk itu, dia memerintahkan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kalsel dan Polres jajaran segera melakukan pengecekan di lapangan.

"Segera koordinasi dengan Pertamina jumlah yang didistribusikan apakah sesuai kebutuhan masyarakat. Kalau distribusi sudah lancar dan sesuai maka cek dimana mekanisme distribusi yang terhambat atau mungkin ada oknum bermain seperti menimbun dan sebagainya," kata dia.

Diketahui pangkalan LPG 3 kg menjual harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yaitu Rp17.500. Warga yang berhak mendapatkannya dijatah hanya bagi pemegang kartu atau warga setempat sesuai domisili terdekat dari pangkalan.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

31 Rumah di Banjar Rusak Diterjang Angin Kencang, BNPB: Waspadai Cuaca Ekstrem

57 tahun lalu

Viral Sapi Kurban Mengamuk di Banjarmasin, Pria 53 Tahun Tewas Terseret Sejauh 50 Meter

57 tahun lalu

Longsor Terjang Banjar Kalsel, 10 Rumah Rusak dan Puluhan Jiwa Mengungsi

57 tahun lalu

Elpiji 12 Kg di Surabaya Kosong, Warga Mulai Berburu Gas 3 Kg

57 tahun lalu

Haul Datu Kelampayan di Banjar Kalsel, Ribuan Jemaah Padati Martapura

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal