KOTABARU, iNews.id - Sekretaris Jenderal Kalimantan Selatan, Andi Rustianto, mengimbau seluruh pemuda untuk menjauhi praktik judi online yang kian marak dan merusak masa depan generasi muda.
Dia menegaskan bahwa judi online bukan hanya persoalan ekonomi, tetapi juga ancaman moral, mental, dan sosial. Menurut Andi Rustianto, banyak pemuda terjebak karena iming-iming keuntungan cepat, namun berujung pada kerugian besar, utang, bahkan kehancuran keluarga.
“Judi online itu bukan jalan keluar, tapi jalan cepat menuju kehancuran. Masa depan pemuda jangan ditukar dengan harapan palsu,” tuturnya.