Saat evakuasi, personel dihadang oleh pihak keluarga. Atas kesigapan dan upaya yang humanis temuan mayat tersebut dapat dievakuasi ke RSUD Ulin Banjarmasin.
Pihak keluarga mendatangi kembali RSUD Ulin Banjarmasin karena tidak terima jenazah tersebut dinyatakan meninggal dunia karena Covid-19. Personel lantas melakukan mediasi, namun pihak keluarga tetap tidak terima.
Massa makin banyak dan ingin mengambil jenazah tersebut. Namun, usaha keluarga korban dihadang personel Dalmas yang dilengkapi dengan tameng dan tongkat.
Beberapa menit kemudian, massa dipukul mundur oleh mobil water cannon dengan menyemprotkan air ke arah massa
Kapolresta Banjarmasin menambahkan kegiatan ini merupakan pemantapan gerakan latihan sebelumnya. Dia berharap kemampuan dan keterampilan personel makin terasah dan kompak.