Fitur berikutnya ada Datu Banua yaitu darah untuk Banua yang mana bagi masyarakat memerlukan darah tinggal menekan tombol pada fitur tersebut.
Kemudian keunggulan lain ada Polisi Sehat sebagai data internal bagi personel Polda Kalsel dan jajaran dalam pelayanan kesehatan terutama di masa pandemi saat ini. Diketahui anggota Polri juga rentan terpapar dan beberapa turut terdampak hingga harus menjalani perawatan.
Terakhir ada fitur Kampung Tangguh Banua yang mana masyarakat bisa mengetahui keberadaan Kampung Tangguh Covid-19 itu di seluruh Kalimantan Selatan.
Masyarakat pun bisa mendaftarkan wilayahnya menjadi Kampung Tangguh disertai sejumlah inovasi di dalamnya seperti penerapan protokol kesehatan hingga ketahanan pangan warganya agar tak terdampak pandemi virus corona dari sisi sosial dan ekonomi.
"Harapannya dengan aplikasi berbasis teknologi android ini dapat mempercepat penanggulangan COVID-19 yang kasusnya hingga kini terus naik dan belum melandai. Untuk tahap awal, disepakati Dinas Kesehatan Provinsi jika semua puskesmas di Kota Banjarmasin akan dilatih dalam penggunaan aplikasi ini hingga kedepan seluruh puskesmas se-Kalsel," ujar Erwinn.
Aplikasi Pian Sehat merupakan hasil karya anggota Bid Dokkes Polda Kalsel Brigadir Eddy Purwanto. Atas arahan dan petunjuk Kapolda Kalsel Irjen Pol Nico Afinta, aplikasi pun terus dikembangkan hingga bisa bermanfaat bagi penaggulangan Covid-19 di Bumi Lambung Mangkurat.