Plafon Ruang Kelas SMPN 3 Bati-bati Ambruk Timpa 2 Siswa, Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

Zulkifli Yunus
Guru SMPN 3 Bati-bati menunjukkan ruang kelas yang plafonnya ambruk. (FOTO: iNews/ZULKIFLI YUNUS)

TANAH LAUT, iNews.id - Plafon ruang kelas SMNP 3 Bati-bati, Desa Liang Anggang, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, ambruk, Senin (28/8/2023) pagi. Akibat kejadian ini, 2 siswa terluka dan dilarikan ke puskesmas dan Rumah Sakit Sultan Agung Banjarbaru. 

Informasi yang dihimpun menyebutkan, saat kejadian, para siswa tengah melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM). Tiba-tiba, plafon ambruk menimpa belasan siswa.

Namun dari 19 siswa dan guru yang berada di ruang kelas, hanya dua yang tertimpa dan terluka. Kedua korban dilarikan ke puskesmas dan rumah sakit. Sedangkan 17 siswa lainnya, termasuk guru berhasil menyelamatkan diri.

Peristiwa ini terjadi diduga, plafon kalsi board dan rangka bajar ringan tidak kuat menampung beban kotoran kelelawar. Pantauan di lokasi, kondisi ruang kelas VII SMPN 3 Bati-bati berantakan. Ruang kelas itu kotor oleh kotor kelelawar dan material plafon.

Hadi Salim, guru SMPN 3 Bati-bati mengatakan, 2 siswa dilarikan ke pueskesmas dan RS Sultan Agung Banjarbaru terluka di bagian kepala akibat tertimpa material plafon.

"Saat ini, dua siswa itu sudah kembali ke rumah masing-masing. Peristiwa itu (plafon ambruk) terjadi saat proses belajar sedang berlangsung," kata Hadi Salim.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Tanah Laut Abdillah mengatakan, sudah melihat langsung kondisi ruang kelas yang plafonnya ambruk. "Peristiwa ini cukup mengejutkan karena kondisi bangunan terlihat masih kokoh. Saya perhatikan banyak kotoran kelelawar yang menumpuk di dalam plafon," kata Abdillah.
 
Abdillah memastikan, walaupun plafon ruang kelas ambruk, siswa kelas VII tetap akan mengikuti pelajaran seperti biasa. Sebab, di kompleks SMPN 3 Bati-bati masih terdapat beberapa ruangan yang masih dapat digunakan untuk proses belajar mengajar.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

ODGJ Si Gundul Pelempar Batu ke Warga Tanah Laut Ditangkap, Dibawa ke RSJ Sambang Lihum

57 tahun lalu

Disaksikan Bupati Tanah Laut, 26 Sertifikat Program Kijang Mas Tala Resmi Diserahkan

57 tahun lalu

Pemkab Tanah Laut Sukses Hapus Desa Sangat Tertinggal dan Tertinggal di Wilayahnya

57 tahun lalu

Manunggal Tuntung Pandang, Program yang Dekatkan Pemkab Tanah Laut dengan Masyarakat

57 tahun lalu

4.000 Guru Se-Tanah Laut Ikut Jalan Santai HUT Kemerdekaan RI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal