"Kemampuan PCR kita sudah jauh di atas. Sebelumnya, spesimen yang masuk ke laboratorium per hari mencapai 700 spesimen. Sedangkan kemampuan pengetesan sudah mencapai 1.200 spesimen," katanya.
Dia berharap saat pelaksanaan program 10.000 tes swab, kemampuan PCR telah mencapai 2.000 per hari. Sehingga hasil yang didapat juga lebih cepat diketahui.
Saat ini kemampuan pengetesan spesimen di laboratorium Balai Teknik Kesehatan Lingkungan Pengendalian Penyakit (BTKL-PP) Banjarbaru mencapai 500 spesimen.
Selanjutnya RS Ansyari Saleh Banjarmasin sebanyak 186 spesimen per hari, RSUD Ulin Banjarmasin 500 spesimen dan akan dimaksimalkan hingga 1.000 spesimen.
RS Bhayangkara, direncanakan juga akan mampu mengetes sekitar 400 spesimen per hari, serta laboratorium di Kabupaten Tanah Bumbu, juga akan mampu mengetes 400 spesimen per hari.