Pemilik Rental Kipas Angin dan Pikap di Tanah Laut Kalsel Nyaris Jadi Korban Penipuan

Zulkifli Yunus
Mobil pikap yang mengangkut 10 unit kipas angin diamankan petugas Polsek Pelaihari. (FOTO: iNews/ZULKIFLI YUNUS)

Setelah mendapat informasi tersebut, petugas yang sudah mendapatkan laporan kipas angin yang raib dari panggung MTC miminta calon pembeli untuk mengajak ngobrol pengangtar kipas angin. Pengemudi pikap yang tidak mengerti kalau dirinya dimanfaatkan pelaku, santai saja sampai petugas menjemput mereka.

Muhammad Risky Nuryanto, pekerja rental kipas angin mengatakan, dia yang mendapatkan order rental kipas angin melalui pesan Whatsapp dari seseorang yang mengaku dari MTC.

"Setelah melapor ke pengelola dan harga cocok, saya dan tiga teman mengantar kipas tersebut ke panggung acara MTC di halaman parkir Stadion Pertasi Kencana," kata Risky.

Kapolsek Pelaihari Ipda Benny Wishnu Wardhany mengatakan,  petugas mengamankan 10 unit kipas angin yang akan dijual penyewa di banjarmasin. Kipas angin itu diantar oleh sopir anak buah pemilik rental pikap yang mendapat orderan juga melalui sambungan telepon. "Penyewa yang mengaku berasal Depok itu sampai saat ini tidak dapat dihubungi lagi," kata Kapolsek Pelahari.

Benny Wishnu Wardhany menyatakan, dengan adanya kasus ini, warga diimbau berhati-hati jika menerima pesanan melalui telepon. "Modus penipuan seperti ini sudah sering terjadi. Pemilik rental tidak menyadari kalau dirinya jadi korban penipuan pemesan gelap itu," ujar Ipda Benny Wishnu Wardhany.
 
Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari penyidik Polsek Pelaihari pengurus MTC yang akan mengadakan acara mengaku tidak pernah memesan kipas angin tersebut. Kasus ini masih ditangani polsek pelaihari termasuk memeriksa pemilik rental kipas angin dan pemilik rental pikap.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pj Bupati Tanah Laut Minta Distribusi Air Bersih sampai Musim Hujan Tiba

57 tahun lalu

Warga Desa Gunung Raja Geruduk Kantor Bupati Tanah Laut, Tuntut Kades Dicopot

57 tahun lalu

Sadar Perangi Korupsi, Pj Bupati Tanah Laut Apresiasi Desa Bumi Jaya Peduli

57 tahun lalu

Temuan Kerangka Manusia di Tanah Laut Dievakuasi ke RSUD Hadji Boejasin Pelaihari

57 tahun lalu

Pj Bupati Tanah Laut Pastikan Warga Tak Mampu Dapat Bantuan Beras

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal