Menurut UAS, hadits mengenai amalan membaca Surat Yasin pada setiap malam hari adalah jayyid atau bagus. "Haditsnya jayyid. Isnaduhu jayyid. Jayyid ini antara hasan dan sahih. Ini ada di dalam Tafsir Imam Ibnu Katsir," ujarnya.
Sebagian ulama yang mengatakan bahwa di antara manfaat Surat Yasin ialah tidak sekali-kali ia dibaca dalam suatu urusan yang sulit, melainkan Allah akan memudahkannya.
UAS menjelaskan, dalam tafsir Ibnu Katsir disebutkan setiap ada perkara yang sulit, setiapa da musibah dan malapetaka dibacakan Surat Yasin maka Allah memudahkan perkara itu.
Ibnu Katsir dalam tafsirnya juga menjelaskan:
وَلِهَذَا قَالَ بَعْضُ الْعُلَمَاءِ: مِنْ خَصَائِصِ هَذِهِ السُّورَةِ: أَنَّهَا لَا تُقْرَأُ عِنْدَ أَمْرٍ عَسِيرٍ إِلَّا يَسَّرَهُ اللَّهُ. وَكَأَنَّ قِرَاءَتَهَا عِنْدَ الْمَيِّتِ لِتُنْزِلَ الرَّحْمَةَ وَالْبَرَكَةَ، وَلِيَسْهُلَ عَلَيْهِ خُرُوجُ الرُّوحِ، وَاللَّهُ أَعْلَمُ.
Sebagian ulama berkata: “Di antara keistimewaan surat ini (surat Yasin), sesungguhnya tidaklah surat Yasin dibacakan pada suatu perkara suit, melainkan Allah Swt memudahkannya. Seakan-akan dibacakannya surat Yasin di sisi mayat agar turun rahmat dan berkah dan memudahkan baginya keluarnya ruh.