Selain lumba-lumba, kata dia di kawasan Kampung Nelayan juga ditemukan penyu sisik dan hiu paus yang akan dikembangkan termasuk bagian wisata bagang yang dikelola Pemuda Sahabat Laut.
Ketua Pokdarwis Pesona Mandiri, Bahtiar menyampaikan, Kampung Nelayan dipersiapkan sejak 2019 dengan membentuk kelompok Pemuda Sahabat Laut Desa Sarangtiung.
“Di sini memiliki sarana edukasi wisata bahari, maka digagas kelompok tersebut,” ucapnya.
Menurutnya, kelompok pemuda sahabat laut memiliki kegiatan kepariwisataan sebagai upaya menarik para pengunjung berupa sarana edukasi konservasi terumbu karang dan pembuatan perahu.
Selain itu, wisata bangang, wisata bawah laut hingga tempat penginapan yang dilengkapi dengan kafe dengan pemandangan tepi pantai yang akan memanjakan para pengunjung.
Kelompok pemuda sahabat laut juga berkegiatan transplantasi terumbu karang, pembuatan rompong dan sebagainya, intinya berkaitan dengan laut termasuk penanaman mangrove, bahkan ada yang bertugas secara sukarela membersihkan sampah di laut.
“Wisata Kampung Nelayan dikelola oleh 16 orang pemuda warga pesisir yang berlokasi di RT. 03 Desa Sarang Tiung Kecamatan Pulau Laut Sigam,” katanya.