JAKARTA, iNews.id - Hari Jumat dalam Islam merupakan hari istimewa dan mempunyai banyak keutamaan dibandingkan hari lain.
Hari Jumat merupakan sayyidul ayyam atau penghulunya hari dan disebut juga dengan Hari raya tiap pekan. Di hari mulia itu, Muslim diperintahkan melaksanakan sholat Jumat dan memperbanyak bersholawat serta amalan-amalan ibadah lainnya.
Kata Jumat secara etimologis berasal dari kata jama'a - yajma'u - jama'ah yang memiliki arti 'berkumpul'. Ibnu Katsir dalam tafsirnya menerangkan bahwa sesungguhnya hari Jumat dinamakan Jumu'ah karena berakar dari kata al-jam'u, mengingat kaum muslim melakukan perkumpulan untuk setiap tujuh harinya sebanyak sekali di dalam masjid-masjid yang besar.
Menurut bahasa orang-orang kuno, hari Jumat disebut pula dengan nama hari 'Arubah. Dan telah terbuktikan bahwa umat-umat sebelum Islam datang telah diperintahkan untuk menghormati hari Jumat, maka mereka memuliakannya.
Ustaz Syafri Muhammad Noor dalam bukunya berjudul Hukum Fiqih Seputar Hari Jumat menjelaskan, Hari jJumat merupakan hari raya pada setiap pekan bagi umat Islam. Memang pada dasarnya, semua hari dalam Islam tidak ada yang tidak baik, semuanya baik. Namun, ada satu hari yang Allah jadikan sebagai hari yang mulia daripada hari-hari yang lainnya yakni hari jumat.