Ketua Bawaslu Ingatkan Petahana di Kalsel Tak Politisasi Bansos Covid-19

Antara
Ketua Bawaslu RI Abhan saat memberikan arahan di Bawaslu Kota Banjarmasin. (Foto Antara).

BANJARMASIN, iNews.id - Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Abhan mengingatkan kepala daerah yang kembali mencalonkan diri pada Pilkada serentak 2020 tak mempolitisasi bantuan sosial Covid-19. Sebab masa pandemi corona berpotensi terjadi pelanggaran.

Abhan mengatakan semua pemerintah dari provinsi hingga kabupaten/kota menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak ekonomi. Bantuan itu rentan disalahgunakan para kepala daerah yang syahwat politiknya untuk kembali berkuasa di Pilkada 2020.

"Karena kan dalam Gugus Tugas Covid-19 itu, kepala daerah sebagai ketuanya. Kalau ini tidak didasari etika dan moral yang baik, maka penyalahgunaan Bansos COVID-19 untuk kepentingan pribadinya atau politiknya itu muncul," kata Abhan saat mengunjungi Bawaslu Kota Banjarmasin, Senin (6/7/2020).

Dia berharap petahana tidak memanfaatkan pandemi corona untuk Pilkada 2020 karena menciderai demokrasi dan menjadi pelanggaran.

"Kami berharap laksanakan sebagai Gugus Tugas Covid-19, semestinya sebagai Gugus Tugas Covid-19. Bukan dicampuradukkan dengan adanya kepentingan politik pula," ujar Abhan.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dapat Nomor Urut 1, Muhidin Optimistis Kembali Menang di Pilkada Kalsel

57 tahun lalu

Daftar Pilkada Bengkulu Tengah, Rachmat Riyanto-Tarmizi Miliki 5 Program Unggulan

57 tahun lalu

Pilgub Bengkulu 2024, Perindo Dukung Rohidin Mersyah dan Meriani

57 tahun lalu

Tegas, Polda Jateng Peringatkan Seluruh Jajaran Bijak Bermedsos di Tahun Politik

57 tahun lalu

Wali Kota Solok Ikuti Asistensi Evaluasi RPJPD Kota Solok 2005-2025

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal