Kemendagri Dorong Tabalong Ciptakan Inovasi Berbasis Data dan Kolaborasi

Tim iNews
BSKDN Kemendagri menggelar Evaluasi dan Penguatan Inovasi Daerah di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, Senin (14/4/2026). (Foto: ist)

Fokus ke depan, menurut Yusharto, harus bergeser dari sekadar kuantitas (jumlah inovasi) menuju penguatan kualitas dan dampak nyata. Ia juga menekankan pentingnya dukungan regulasi, seperti pembentukan peraturan daerah (Perda) tentang inovasi, guna memberikan kepastian hukum bagi pelaksana di lapangan. 

BSKDN mengingatkan pentingnya fungsi monitoring dan evaluasi (monev) secara rutin. Tanpa evaluasi yang ketat, inovasi dikhawatirkan tidak akan berlanjut atau berhenti di tengah jalan. 

"Tanpa monitoring dan evaluasi yang kuat, inovasi berpotensi tidak berkelanjutan. Karena itu, penguatan basis data menjadi fondasi krusial dalam merumuskan kebijakan yang berkelanjutan," katanya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kemendagri Dorong BUMD jadi Lokomotif Ekonomi Daerah, Inovasi Kunci Utama!

57 tahun lalu

Perkuat Budaya Kerja, Kemendagri Ingatkan Sanksi Disiplin bagi ASN yang Melanggar

57 tahun lalu

Inovasi Gempa Genting Ning Emi Viral, Kemendagri Jadikan Mojokerto Contoh Nasional

57 tahun lalu

Kemendagri Dorong Pemda Lebih Inovatif Atasi Inflasi hingga Pengangguran

57 tahun lalu

Dirjen Bina Pemdes Tegaskan Batas Desa Harus Segera Tuntas Demi Kepastian Hukum

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal