Kebakaran Hutan dan Lahan Mulai Marak di Pegunungan Meratus

Antara
Titik api membakar lahan di kawasan Pegunungan Meratus di Kabupaten Hulu Sungai Selatan. (Foto Antara).

BANJARBARU, iNews.id - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai marak terjadi di kawasan Pegunungan Meratus, Kalimantan Selatan. Sebab Satgas Udara oleh helikopter Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kerap memotret munculnya titik api membakar dataran tinggi.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kalsel Sahruddin mengatakan titik api di kawasan pegunungan terpantau di Paramasan Kabupaten Banjar, Piani Kabupaten Tapin, Loksado Kabupaten Hulu Sungai Selatan hingga di Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

"Namun helikopter tidak menjatuhkan bom air (water bombing) di sana mengingat kebakaran yang terjadi dikelilingi oleh sekat bakar sebagai pencegah penjalaran api ke wilayah sekelilingnya," kata Sahruddin di Banjarbaru, Minggu (20/9/2020).

Diduga kuat api yang muncul sengaja dibakar oleh masyarakat untuk pembukaan lahan pertanian setiap tahunnya di saat musim kemarau.

Meski begitu, Sahruddin memastikan tindakan membakar lahan sejatinya tidak dibenarkan. Kecuali telah memenuhi syarat dalam ketentuan Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan No 1 Tahun 2008 tentang Pengendalian Kebakaran Lahan Atau Hutan.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Karhutla di Kalampangan Palangka Raya Belum Padam, Petugas Kewalahan Kendalikan Api

57 tahun lalu

Meski Diguyur Hujan, Kebakaran Lahan Masih Terjadi di Palangka Raya

57 tahun lalu

Karhutla Dekati Lokasi Pemancingan di Palangka Raya, Pengunjung Terkepung Asap Pekat

57 tahun lalu

5 Karhutla Terjadi hingga Malam, Kota Palangka Raya Kembali Diselimuti Asap

57 tahun lalu

Pemprov Kalteng Tetapkan Status Tanggap Darurat Karhutla, Dana Rp110 Miliar Disiapkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal