"Tidak lama kemudian api menyambar beberapa kapal, termasuk kapal saya, Rimau, yang tambat cukup jauh dari lokasi terjadinya kebakaran kapal Pertamina itu," ujarnya.
Seorang Satpam agen kapal curah Zainal Arifin yang berjaga pada saat peristiwa terjadi menuturkan, saat peristiwa kebakaran air sungai kebetulan sedang surut sehingga api dengan cepat memenuhi sungai dan menyambar beberapa kapal lainnya.
"Padahal Kapal yang tersambar ikut terbakar lokasinya cukup jauh dari kapal tanker," tuturnya.
Salah seorang anggota BPK yang sedang berjaga di lokasi Dilah mengatakan, tiba-tiba kapal terbakar, dan tidak lama kemudian sungai pun ikut terbakar. "Dalam waktu cepat, api pun menjalar membakar beberapa kapal lainnya, seperti Kapal Rimau, Sinar Alam, dan beberapa kapal lainnya.
Api mulai bisa dikuasai sekitar pukul 04:00 Wita dini hari, setelah puluhan BPK datang dan berupaya keras untuk memadamkan api. Hingga kini, belum diketahui apakah dalam peristiwa tersebut terdapat korban apa tidak.
Beberapa ABK yang berada di kapal berhasil diselamatkan ke lokasi terdekat, seperti pabrik semen curah. Kendati api telah padam, banyak warga masih berada di lokasi untuk menyaksikan peristiwa tersebut dan hingga kini tampak beberapa aparat di lokasi untuk menyelidikinya.